Postingan

Gambar
CARA MEMAHAMI AL-QUR'AN,  (5 Hal Yg Perlu Diperhatikan) . 1. MEMAHAMI AYAT DENGAN AYAT Menafsirkan satu ayat Al-Qur'an dengan ayat Al-Qur'an yang lain, adalah jenis penafsiran yang paling tinggi. Karena ada sebagian ayat Alquran itu menerangkan makna ayat-ayat yang lain. Contohnya ayat, yang artinya : “ Ketahuilah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak pernah merasa cemas dan tidak pula merasa bersedih hati.” [QS.Yunus : 62]. . Lafadz Auliya’ (wali-wali), ditafsirkan dengan ayat berikutnya yang artinya : “ Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa.” [QS.Yunus : 63]. . Berdasarkan ayat di atas maka setiap orang yang benar-benar mentaati perintah-perintah Allah dan menin ggalkan larangan-larangan-Nya, maka mereka itu adalah Wali Allah.  . Tafsiran ini sekaligus sebagai bantahan orang-orang yang mempunyai anggapan, bahwa Wali itu ialah orang yang mengetahui perkara-perkara ghaib, memiliki kesaktian, di atas kuburnya terdapat bangunan kubah yang megah, atau ...

~☀ HUKUM IBADAH ☀~

Gambar
~☀ HUKUM IBADAH ☀~ [Islam itu Jelas & Tegas'.] . 'Bismillah'... IBADAH, merupakan tujuan diciptakannya seluruh jin & seluruh manusia, sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan seluruh jin dan seluruh manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu“.(QS : Adz Dzariyat [51] :56). . Namun telah tahukah kita bahwa ibadah MEMILIKI SYARAT agar ibadah tersebut diterima di sisi ALLAH sebagai AMAL SHOLEH dan bukan amal yang SALAH? . ↷□Hukum asal suatu amalan ibadah adalah haram sampai adanya dalil. ↷□Perkara duniawi, hukum asalnya itu boleh sampai ada (atau sudah ada) dalil yang mengharamkannya. . ~ Saat BERHADAPAN dengan HUKUM ALLAH SWT.~ ↷□Tempatkan akal kecerdasan kita dibelakang Al-Qur'an, TAK MUNGKIN kita lebih pintar dari Allah Swt. ↷□Allah Maha Mengetahui, semua yang telah, sedang dan yang akan terjadi. Sedangkan akal manusia, mudah dipengarui apa-apa yang kelihatan saja, sedangkan apa yang sebenarnya terjadi, yang ...

PERINDU SURGA

Gambar
Fahrudin Tegal 1 detik yang lalu Pribadi 'JALAN YANG LURUS' Makna Kalimat Syahadat “Laa Ilaaha Illallah” . Makna kalimat syahadat tersebut bukanlah pengakuan bahwa Allah adalah pencipta, pemberi rezeki dan pengatur seluruh alam semesta ini (jika masih saja mempersekutukan-Nya dalam peribadatan). . Karena orang Yahudi dan Nasrani juga mengakuinya. Akan tetapi mereka tetap dikatakan kafir. Bahkan kaum musyrikin yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga meyakini hal tersebut. Sebagaimana difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam banyak ayat di Al Quran, di antaranya adalah: قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنْ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنْ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ Katakanlah (wahai Muhammad): “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang...